Pada awalnya, yang dimaksud dengan generasi salaf adalah generasi sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in. Namun, karena pada masa kehidupan mereka (terutama masa tabi’in dan tabi’ut tabi’in) mulai timbul berbagai sekte (kelompok) sesat seperti Khowarij, Rofidhoh, Qodariyah, Mu’tazilah dan Murji’ah, maka selanjutnya istilah salaf ini mempunyai dua pengertian: Pertama, sisi qudwah (keteladanan). Artinya, yang dimaksud dengan istilah salaf adalah tiga generasi pertama Islam yang disebut sebagai Al-Qurun Al-Mufadh dholah (tiga generasi mulia) yaitu generasi shahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in. Kedua, sisi Manhaj. Artinya, salaf tidak terbatas pada tiga generasi utama saja, namun juga mencakup setiap muslim yang mengikuti manhaj mereka sampai hari akhir nanti. Siapa saja yang mengikuti pemahaman dan jejak langkah tiga generasi utama, maka ia bisa disebut sebagai salaf atau pengikut salaf. Syaikh Muhammad ‘Abdul Hadi Al-Mishri berkata, “Salaf berarti istilah yang dipakai untuk paraimam ter...
Comments
Post a Comment